"Aku pengen suka sama orang lagi" tiba tiba saja kata kata itu terlontar. Entah apa pula yang menjadi pelontar. Semacam... Enteng saja.
"Aku juga" ini juga terasa ringan seringan kapas yang tertiup angin tanpa tuan
"Hemmm.... Gimana ya yas... Pernah nggk sih ngerasain, kamu tu nggak pengen lagi suka sama dia, tp semakin kamu berusaha, malah cuma dia, semakin kamu doa, malah cuma dia yang ada"
"Emmm... Aku belum pernah siih. Aku penasaran gimana kita yakin sama jodoh kita" cayasadalah tipe cewek yaanggg.... Emmm unpredictable, mungkin "terlalu lama sendiri"nya kuntoaji pas banget buat dia. Jangan ditanya, yang ngejar2 dia mah banyak, tp mental semua. Hmm dia punya alasan tersendiri lah ya. Yang kadang aku bisa menerimanya, tp juga kadang bikin aku cerewet dan berteori soal cinta. Salah satunya malam ini.
"Hahaha sama.. Gimana ya kita bisa memutuskan, oiya, itu jodohku, aku mau nikah sama fia. Emmmm im not that love expert, and i hvnt married, tapi aku rasa yas ya kita yakin itu saat udah ada yang pas. Iyaaa.. Bukan kok pas menurut kriteria yang kita pengen tapi lebihke... Emmm... Yang saling ngerti. Yang kalian itu saling menerima. Yang kalian itu udah nggk bisa ilfil lagi satu sama lain. Yang kalian itu, yaudah yakin aja, ga mikir lalalala, like, we hv no reason to catch another guy gtu"
"Emmm iya iyaa setuju. Kayak yaudah gtu kan yaaa.. Pasrah gtu kan yaa. Kamu kayaknya udah nemu ya cil?"
"Huahahahhaha entahlah, belum mau menyimpulkan, tapi untuk saat ini ya kamu tau sendiri yas. Rasanya kadang juga protes, entahlah protes sama siapa, sama diri sendiri mungkin 'kenapa sih cil dia? Kenapa nggk yang lain? Diakan blablablabla' sering yas aku ngomong gtu ke diriku sendiri. Tp balik lagi, ini hati bisa aja ngejawabnya yang bikin yakin lagi kalau cuma dia yang ada. Pppft"
"Seneng ya cil? Kayak udah mentok gtu ya?"
"Nggak selalu yas. Mungkin orang diluar sana ngeliatnya aku sama dia seneng terus yaa. Tp sebenernya mah enggak. Perjuangan selama ini nggak gampang. Adaaa aja godaannya, adaaa aja yang bikin jengkel. Adaa aja yang bikin mau nyerah. Tp entahlah, mungkin saling ngerti itu tadi kali ya. Atau aku berpikir, sebenernya kita nggak lagi berjuang siih, kita mungkin mengejar takdir (?) Huahahahaa"
"Makanya yas aku bete juga sih kalau ada orang yang menganggap ini semua mudah. Ini sama sekali nggk mudah kalau boleh dibilang. Karena ini soal menemukan"
"Kok kamu bisa yakin cil kalau sama dia gtu?"
"Siapa bilang aku yakin? Enggak, kita cuma lagi ngejalanin skenario yang dibikin aja. Kan belum tentu juga akhirnya sama fia kan. Hahaha let it flow. Kalau kata anak jaman sekarang mah KJDA" hahahaha
Hemmm.... Cayas mah udah apal betul kisah kisah hidupku. Hahaha. Thanks yas. Ini hanya masalah menemukan, dan waktu saja yang harus kita tunggu :) menunggulah sambil terus hidup, jangan lupa bahagia yaa. Apa gunanya menunggu sambil terus bersedih merinta meminta tanpa bahagia :) hidup ini singkat lhooo jangan lupa bahagia :*
Jangan pula menganggap remeh bahkan mematahkan perjuangan iranglain. Hargai yang udah diperjuangkan yaa ;) sama sama berjuang aja, dengan caranya sendiri, kalau hasilnya nggk seperti apa yang kita ekspektasikan, sabar, Allah cuma minta kita buat sabar :)
Ini adalah tentang menemukan. Bukan yang pantas, bukan masalah gajinya, bukan masalah jumlah mobulnya, bukan masalah tampannya dan bukan pula tentang segala kesempurnaannya. Tapi yang bisa saling mengerti dan menerima segala baik dan buruk :) bismillah
No comments:
Post a Comment