Pages

Welcome!

Thursday, 12 February 2015

note

"Nek wong nganggur neng kantoran ki ngene ki po yo?" - anggi, 21 tahun, yg lagi duduk nggk jelas di ruangan nunggu hujan, dan lagi wondering bakalan jadi apa vesok setelah lulus di sipil
Curhat ke kalian aja ya gais. Huft. Dilema sebenernya kuliah di sipil dan ditanyain mau kerja apa. Bukan masalah nggk ada lapangan kerja, tp you know lah kerja fi bidang infrastruktur itu semacam main judi. Kita harus berani ambil resiko, dan kata orang susah dibedain mana uang kotor dan bersih. Abu abu. Uang yang menurut orang kotor kadang kami anggap bersih "itu bukan uang kotor, itu uang cuma buat jaga jaga aja untuk sebuah resiko yang mungkin ada" "itu bukan uang kotor, anggap saja itu upah kerja kerasmu nglembur ngawasin tukang kerja" begitu seterusnya sampai semua terasa wajar dan tak berdosa
Huft. Idealis. Kata orang nggak bakal hidup di jaman yang kayak gini kalau kita masih idealis, terkecuali untuk orang yang nggk takut sengsara, yang nggak takut menderita, yang nggk takut dijauhin dan dianggap aneh. Makanya salut buat orang orang yang kerja sesuai passion nya. Jangan mimpi kerja sesuai passion kalau kamu masih takut apa apa. Note for my self :))
Kalau mau kerja di orang lain, kamu harus siap ngalahin ego, idealisme dan passion mu kamu kubur jauh jauh. Jangam biarkan setengah setengah. Kamu akan jd nggk guna dan orang biasa. Ikuti aturan main yang udah ada.
Beda saat kamu memperjuangkan pasdion mu. Pegang mimpimu dan strategimu. Jangan goyah meski jatuh miskin sekalipun. Jangan setengah setengah, atau kamu cuma jadi orang biasa. Ikuti aturan yang kau cipta dan tunjukan pada semesta kamu bisa.
Huft note it cil. Kamu nggak bisa dapat dua duanya. Sekian

No comments:

Post a Comment

Design by | SweetElectric