Pages

Welcome!

Tuesday, 28 July 2015

ada dua hal

Hay. Ini menyoal diskusi saya dengan mas danang kemarin malam pas makan, saat dia saya minta untuk makan ayam penyet surabaya hasil jerih payah menghadiri seminar tugas akhir kakak angkatan wkwkwkwk

"Ini yang seminar anak 2007"

"Weh? Kok tua?" Maafin kakak saya kalau kurang ajar wkwkkw

"Hooh. Untung belum do" maafin saya yang lebih kurang ajar wkwkwk "mungkin dia kerja dulu kali ya mas. Terus ambil cuti" saya mencoba mengutarakan hipotesis saya wkwk "eh tapi apa nggak ngganjel ya mas nek kerja padahal blm selesai gtu tanggung jawabnya" cerocos saya lagi

"Iya harus nya selesaiin dulu itu kan tanggung jawab kita ke orang tua yang udah biayain kita" omongan kita makin nggk terkontrol. Mbiji orang sakpenake wkwkkw. Maafkan kami yaa. Tp mas danang mencoba menasehati saya, terispirasi dr kisah diatas
"Didunia ini ada 2 hal dek, yang pertama adalah hal yang bisa diselesaikan, dan yang kedua adalah hal yang tidak dapat diselesaikan. contohnya apa? Hal yang bisa diselesaikan itu contohnya kuliah. Hal yang nggak bisa diselesaikan itu adalah rejeki. Nah dahulukan hal yang bisa diselesaikan dulu yaa. Masalah rejeki kalau dikejar terus nggak ada habisnya. Allah udah atur semuanya kan? Percaya kan? Makanya, selesaikan dulu hal yang bisa diselesaikan"


Yes, jd ingat firman Allah di surah al insyirah

Faidza faraghta fanshab
Maka apabila kamu telah selesai dari satu urusan maka kerjakanlah dengam sungguh sungguh urusan yang lainnya
Ayat ini juga mengajak kita untuk terus menerus berproses dalam hidup tanpa kenal lelah. Terus menerus beraktivitas, beramal tanpa henti. Karena setiap aktivitas yang kita lakukan adalah investasi kita kelak untuk kehidupan setelah mati.


Wkwkwkwkk jadi islami yaaa. Alhamdulillah. Wkwkwk. Sekian yaa guys guysnya akuuh. Semangat terus beraktivitaaas!! Semangat yg lagi TA yaa. Ndang rampung ndang lanjut ke fase hidup selanjutnya!






No comments:

Post a Comment

Design by | SweetElectric