"Hidup itu untuk apa sih dek?"
"Emmmm..."
"Kadang mikir CEO2 gede, konglomerat, koruptor pada rebutan duit dan ngumpulin duit. Sibuk ini itu. Proyek ini itu. Terus kalau duit udah ngumpul, semua negara udah dijelajahin, anak istri udah kenyang, mau ngapain? Alhamdulillah kita muslim ya dek. Punya pegangan. Al Quran. Jd kita tahu hidup ini mau dibawa kemana. Tp coba lihat negara negara sekuler dan maju kayak amerika, jepang, cina, angka bunuh dirinya terbesar. Mereka kaya iya, terkenal iya, tp mereka bingung hbs mencapai goal hidupnya mau ngapain lagi? Maka dari itu mereka bunuh diri. Kamu harus bersyukur dikasih ujian ujian sama Allah, harus bersyukur kalau TA nya nggak segampang yang kmu bayangin karena dengan cara itu kamu akan terus mencari makna hidup. jangan pernah capek buat cari meaning hidup dek. Adek harus banyak belajar. Adek itu cewek, yang kelak jd wanita, seorang arsitek peradaban. Adek harus pinter biar jd ibu yang baik. Adek harus cari dan terus cari jalan yang menuju ke Allah"
.......
Alhamdulillah. Terimakasih mas danang :")
Boleh komentar ga cil?
ReplyDeletekayaknya mas mu orang yang bijak ya cil ? Heheh. Sebetulnya aku juga pernah terpikir pertanyaan seperti punya mu cil, tapi ada pertanyaan yang (mungkin) lebih kompleks dari itu. Aku pernah denger pertanyaan yang diajukan oleh bapaknya syauqi kepada teman2 yang sowan ke rumahnya oki (pertanyaan disampaikan oleh hudzaifah kepada saya), dalam hidup ini ada 4 pertanyaan! Dari mana kamu berasal? Untuk apa kamu hidup? Setelah mati mau kemana? Setelah mati mau membawa apa?
Pertanyaan yang keliatanya dasar sekali dan sederhana namun sulit bagi orang yang masih dangkal seperti saya heheh. Kata hudza semua itu ada jawabanya dalam AlQuran nov. Mencoba menyampaikan apa yang disampaikan hudza, tapi aku lupa jawaban buat pertanyaan pertama sama tiga(tanda kalo jawaban masih masuk ke akal belum meresap ke hati hehe). Untuk apa kamu hidup? Untuk beribadah. Kamu mati mau membawa apa? Amal ibadah.
Aku pernah baca mukadimah dari suatu shirah nabawiyah, masing-masing nabi pada jamanya diutus Allah untuk memimpin dan meluruskan suatu kaum, inti ajaran dari nabi Ibrahim hingga nabi Muhammad itu satu cil tauhid(tunduk kepada Allah), dan yang membedakan antara nabi adalah syariatnya, nabi Muhammad adalah penutup segala nabi jadi syariat yang disampaikanya berlaku hingga akhir zaman.
Kayaknya kalo kita sudah memahami dan meresapi makna dari hakekat hidup kita, kayaknya bakal tercipta tatanan hidup (hidup disini bersifat multidimensi) yang lebih baik, kita kayaknya bakal merasa takut jika melakukan suatu dosa, selain itu mungkin bisikan setan yang tersembunyi dapat dengan mudah dipatahkan. Wallahu'allam
Waduh maaf penyampaian pikiranya kurang jelas, cuma mau menyampaikan apa yang terbesit di pikiran. Kalo mau tau jawaban lebih baik lagi dari 4 pertanyaan diatas mending tanya hudza cil heheh. Semoga Allah menunjukan jalan yang lurus. Aamiin
Oh ya tak kasih tambahan link ini cil
http://yudikaffah.blogspot.com/2008/07/renungan-untuk-apa-saya-hidup-di-dunia.html?m=1
Semoga bermanfaat :)
Novaaaaa. Terimakasih sekali sharingnya. Sangat bermanfaat sekalii
DeleteJujur, saat ini aku sedang dititik terendah imanku noov. Heran sebenarnya sama saya. Padahal aku juga sering baca2 mengenai ibadah kematian tp seperti nggak mempan. Duh malah jd curhat. Jd aku menyampaikan keluh kesah ke masku nov. Dan dia cuma bilang seperti yg dibilang diatas. Untuk terus nyari Allah apapun rintangannya.
Semoga kita lekas dipertemukan dengan meaning hidup ya noov.
Iyaa besok aku tanya ke hudza deh *semoga inget wkwk
Terimakasih juga link nya yaa. Blm sempat aku baca tp :( ini hanya buka lewat hp. Nnti kalau lewat laptop aku baca.
Terimakasih ya nova, sekali lagi :)
Semoga kita selalu bisa sharing dalam rangka memperbaiki diri