Kita bisa merencana akan menikah dengan siapa,
tapi kita tak bisa merencana dengan siapa kita jatuh cinta
So true!! Hahahhaa karena cinta adalah anugerah. Karena cinta adalah sebuah rasa yang paling tak bisa direncana :))
Aaahhh malas sebenarnya ngomongin cinta cintaan huahhaahahhahaa :))
Tapi itulah yang saya temui ketika dahulu menggebu pengen nikah sama siapaa eeh sekarang akhirnya malah nikah sama siapa. Haha ini pengalaman sahabat saya yg bentar lagi nikah hihihiii. Tadi habis hadir dipengajian pernikahannya. Lancar ya sayaang sampai hari H :))
Kalau cinta memang bisa direncana, pastilah saya akan memilih orang yang ganteng kaya raya pinter setia pengertian romantis *yakaliiii lakinya nggk mau sama elu cil* hahahaha kan cuma "kalau" gaes, ga usah sewot siih. Tp itulah cinta *ceilah* no matter how ugly, how tricky, how stupid, how many times he makes you mad you just can emmmm.... nothing to do. Kamu akan menerima apa adanya. Dan sekali lagi. Kalian akan menerimanya tanpa direncana. Karena itulah cinta. Ceilaaahhh eh ngomong ngomong menerima apa adanya itu tentang menjadi kita yang apa adanya, bukan berarti kita bebas membawa bad habit kita kepada pasangan, tujuan awal berhubungan adalah agar bisa menjadi insan yang sama sama berproses menjadi baik kan ya? Jadi jadikan hubungan itu menjadi sarana untuk berproses saja. Dan tinggalkan kebiasaan buruknya. Apa adanya, bawa apa apa yang baik dan tibggalkan apa apa yang buruk. Begitulah hahaha *ngemeng apeuuu cil*
Oke guys, cukup yaa. Gue geli sendiri ngomongin cinta cintaan. Secara gue jomblo dan bukan cah cinta -___- oke, kalau begitu, adakah disini yang tak merencanakan untuk jatuh cinta dengan saya? Ati ati aja, karena cinta tak pernah direncana *tretekdungcesss krik*
No comments:
Post a Comment